eko

Archive for April, 2008

inovasi pembelajaran

In referensi bk on April 29, 2008 at 8:57 am

Melihat kenyaatan bahwa sekolah-sekolah di Indonesia lebih banyak yang tidak memiliki koneksi internet dan website sendiri, sedangkan bahan ajar yang harus diberikan kepada siswa di era e-learning sangat banyak dan variatif, maka diperlukan trik khusus yaitu menyusun kumpulan bahan ajar berbasis web, sehingga sekolah dapat menggunakannya untuk kegiatan belajar-mengajar dengan biaya murah dan tanpa harus menunggu kapan dimilikinya koneksi internet dengan kecepatan akses dan ruang hosting yang memadai.

A.     LATAR BELAKANG

Kehadiran ICT membawa konsekuensi yang luas di dunia pendidikan. Dari cara pendaftaran siswa baru, pengambilan keputusan, operasional keseharian pengelolaan informasi dan aktifitas pendidikan sekolah, metode guru dalam mengajar sampai dengan cara belajar siswa, semua mengalami perubahan yang cukup berarti.

Kehadiran jaringan dan internet juga membantu dalam mengintegrasikan komunikasi antara sekolah-sekolah dengan struktur birokrasi yang bertanggung jawab atas pendidikan.

Tetapi perkembangan ICT di Indonesia tidak disertai dengan pembangunan infra struktur dan biaya operasional jaringan yang memadai. Yaitu : (1) tidak meratanya koneksi jaringan internet, (2) mahalnya biaya sewa langganan internet dan (3) mahalnya sewa hosting. Ketiga masalah itu masih terlalu sulit untuk ditangani bagi sekolah-sekolah pinggiran kota maupun sekolah dengan anggaran terbatas. Sehingga lebih dari 8.800 SMA yang ada di Indonesia, sebagian besar tidak dapat memanfaatkan internet untuk Read the rest of this entry »

Resiliensi

In referensi bk on April 28, 2008 at 5:34 am
Written by Silvia Chandra   
Ada individu yang mampu bertahan dan pulih dari situasi negatif secara efektif sedangkan individu lain gagal karena mereka tidak berhasil keluar dari situasi yang tidak menguntungkan. Kemampuan untuk melanjutkan hidup setelah ditimpa kemalangan atau setelah mengalami tekanan yang berat bukanlah sebuah keberuntungan, tetapi hal tersebut menggambarkan adanya kemampuan tertentu pada individu yang dikenal dengan istilah resiliensi (Tugade & Fredrikson, 2004).Pengertian
Istilah resiliensi diformulasikan pertama kali oleh Block (dalam Klohnen, 1996) dengan nama ego-resilience, yang diartikan sebagai kemampuan umum yang melibatkan kemampuan penyesuaian diri yang tinggi dan luwes saat dihadapkan pada tekanan internal maupun eksternal. Secara spesifik, ego-resilience adalah:
“… a personality resource that allows individual to modify their characteristic level and habitual mode of expression of ego-control as the most adaptively encounter, function in and shape their immediate and long term environmental context. (Block, dalam Klohnen, 1996, hal.45).Dari definisi yang dikemukakan di atas, nampak bahwa ego resiliensi merupakan satu sumber kepribadian Read the rest of this entry »

Memori

In referensi bk on April 28, 2008 at 4:57 am
Disusun oleh: Judithia A. Wirawan, Psi., Msi.Dalam lingkup ilmu Psikologi, ada beberapa teori mengenai Memori yang dikemukakan oleh para ahli. Di bawah ini akan dibahas beberapa dari teori-teori tersebut.ASSOCIATION MODEL (MODEL ASOSIASI)
Teori awal mengenai Memori dikenal sebagai Association Model (Model Asosiasi). Menurut model ini, memori merupakan hasil dari koneksi mental antara ide dengan konsep. Tokoh yang terkenal mendukung teori ini antara lain adalah Ebbinghaus yang melakukan beberapa penelitian, antara lain mengenai fungsi lupa serta savings. Grafik di bawah menunjukkan salah satu hasil penelitian yang menunjukkan tingkat retensi yang makin rendah dengan berjalannya waktu.
 

Image

COGNITIVE MODEL (MODEL KOGNITIF)
Cognitive Model (Model Kognitif) mengatakan bahwa Memori merupakan bagian dari information processing. Read the rest of this entry »

Persepsi

In referensi bk on April 28, 2008 at 4:44 am

 

Persepsi [perception] merupakan konsep yang sangat penting dalam psikologi, kalau bukan dikatakan yang paling penting. Melalui persepsilah manusia memandang dunianya. Apakah dunia terlihat “berwarna” cerah, pucat, atau hitam, semuanya adalah persepsi manusia yang bersangkutan. Persepsi harus dibedakan dengan sensasi [sensation]. Yang terakhir ini merupakan fungsi fisiologis, dan lebih banyak tergantung pada kematangan dan berfungsinya organ-organ sensoris. Sensasi meliputi fungsi visual, audio, penciuman dan pengecapan, serta perabaan, keseimbangan dan kendali gerak. Kesemuanya inilah yang sering disebut indera.Jadi dapat dikatakan bahwa sensasi adalah proses manusia dalam dalam menerima informasi sensoris [energi fisik dari lingkungan] melalui penginderaan dan menerjemahkan informasi tersebut menjadi sinyal-sinyal “neural” yang bermakna. Misalnya, ketika seseorang melihat (menggunakan indera visual, yaitu mata) sebuah benda berwarna merah, maka ada gelombang cahaya dari benda itu yang ditangkap oleh organ mata, lalu diproses dan ditransformasikan menjadi sinyal-sinyal di otak, yang kemudian diinterpretasikan sebagai “warna merah”. Read the rest of this entry »

Membangun Rumah Tangga di atas Pondasi ‘Nikah Afeksional’

In referensi bk on April 24, 2008 at 8:42 am

Membangun Rumah Tangga di atas Pondasi ‘Nikah Afeksional’

Apabila kita berkendaraan dari Jakarta ke Bandung, atau dari kota satu ke kota lainnya, di seberang pinggir jalan di sebelah kiri akan terlihat ‘patok kilometer’ (‘mile stone’) yang menunjukkan berapa kilometer lagi jarak yang harus kita tempuh untuk sampai pada kota tujuan. ‘Mile Stone’ membantu kita dalam memperkirakan berapa jam lagi waktu yang dibutuhkan untuk sampai pada tempat tujuan dan berapa liter lagi bahan bakar yang dibutuhkan.

Dalam upaya untuk menjalani dan sekaligus meningkatkn kualitas hidup diperlukan adanya ‘sasaran antara’ beserta penetapan waktu atau paling tidak ‘target tentative’ dari peristiwa hidup terpenting, seperti kapan menyelesaikan sekolah, mendapatkan pekerjaan, kapan menikah dan mempunyai anak, melaksanakan ibadah haji dan sebagainya. Penetapan program hidup mukminin dalam kerangka waktu yang dikehendaki (‘time frame’) pada hakekatnya merupakan substansi dari visi hidup yang direntangkan ke depan sampai ke ujung tujuan hidup yakni Khusnul Khotimah.

Nikah bila dilihat sebagai suatu ‘moment utama’ dapat diibaratkan sebagai salah satu patok jarak, yang karena pentingnya orang tidak bisa melewatinya begitu saja. Diperlukan berbagai persiapan jauh sebelumnya, mulai dari menentukan type-pasangan, gambaran rumah tangga yang diidamkan sampai dengan interaksi melalui jaringan silaturahmi baru yang akan dibangun. Lebih dari itu pernikahan adalah sunatullah yang tidak hanya dilakukan oleh manusia tapi dilaksanakan oleh hewan, tumbuh-tumbuhan sampai pada mikro-organisme dalam upaya menyempurnakan hidupnya, mencapai berbagai tujuan hidup yang tidak bisa diraih sendirian termasuk memiliki keturunan.

Diperlukan keikhlasan sikap saling mengerti dan saling menghargai yang lahir dari pengakuan saling membutuhkan dan melengkapi. Rangkaian pasangan laki-perempuan selain terjadi pada mahluk bernyawa, dikodratkan juga pada dzat ciptaan lainnya seperti oxigen dan hidrogen pada air, negatip dan positip pada listrik serta putik berpasangan dengan benangsari pada bunga agar menjadi buah. Read the rest of this entry »

POTENSI TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM PENINGKATAN MUTU PEMBELAJARAN DI KELAS

In opini, referensi bk on April 12, 2008 at 8:30 pm

Oleh: Prof. Dr. H. Mohamad Surya*

Teknologi komunikasi dan informasi dalam pendidikan

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah memberikan pengaruh terhadap dunia pendidikan khususnya dalam proses pembelajaran. Menurut Rosenberg (2001), dengan berkembangnya penggunaan TIK ada lima pergeseran dalam proses pembelajaran yaitu: (1) dari pelatihan ke penampilan, (2) dari ruang kelas ke di mana dan kapan saja, (3) dari kertas ke “on line” atau saluran, (4) fasilitas fisik ke fasilitas jaringan kerja, (5) dari waktu siklus ke waktu nyata. Komunikasi sebagai media pendidikan dilakukan dengan menggunakan media-media komunikasi seperti telepon, komputer, internet, e-mail, dsb. Interaksi antara guru dan siswa tidak hanya dilakukan melalui hubungan tatap muka tetapi juga dilakukan dengan menggunakan media-media tersebut. Guru dapat memberikan layanan tanpa harus berhadapan langsung dengan siswa. Demikian pula siswa dapat memperoleh informasi dalam lingkup yang luas dari berbagai sumber melalui cyber space atau ruang maya dengan menggunakan komputer atau internet. Hal yang paling mutakhir adalah berkembangnya apa yang disebut “cyber teaching” atau pengajaran maya, yaitu proses pengajaran yang dilakukan dengan menggunakan internet. Istilah lain yang makin poluper saat ini ialah e-learning yaitu satu model pembelajaran dengan menggunakan media teknologi komunikasi dan informasi khususnya internet. Menurut Rosenberg (2001; 28), e-learning merupakan satu penggunaan teknologi internet dalam penyampaian pembelajaran dalam jangkauan luas yang belandaskan tiga kriteria yaitu: (1) e-learning merupakan jaringan dengan kemampuan untuk memperbaharui, menyimpan, mendistribusi dan membagi materi ajar atau informasi, (2) pengiriman sampai ke pengguna terakhir melalui komputer Read the rest of this entry »

Tes Kreativitas Kamu

In opini, referensi bk on April 12, 2008 at 8:18 pm

Kreativitas bisa dikatakan ide2 cemerlang yang muncul dari seseorang sehingga menghasilkan sesuatu bahkan ide tersebut belum tentu terpikir oleh orang lain. Dewasa ini orang-orang kreative sangat dibutuhkan oleh banyak perusahaan. Katanya sih orang manajemen dan psikolog itu harus kreatif untuk mengangkat perusahaan menjadi lebih baik. Nah, sekarang kita uji kretivitas kamu. Jawab pertanyaan2 dibawah ini sesuai nurani.

1.Gambarlah sebuah lingkaran besar di atas selembar kertas seperti

gambar di bawah. kemudian buat titik di lembaran kertas tsb dimana saja. Read the rest of this entry »

Psikologi Perkembangan

In opini, referensi bk on April 12, 2008 at 4:56 pm

Oleh : Arlia Rahmah (Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Universitas Lampung)

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Perkembangan adalah perubahan kearah kemajuan menuju terwujudnya hakekat manusia yang bermartabat atau berkualitas. Perkembangan memiliki sifat holistik (menyeluruh/kompleks) yaitu : terdiri dari berbagai aspek baik fisik ataupun psikis, terjadi dalam beberapa tahap (saling berkesinambungan), ada variasi individu dan memiliki prinsip keserasian dan keseimbangan.

Perkembangan Individu memiliki beberapa prinsip-prinsip yaitu: Never ending process (perkembangan tidak akan pernah berhenti), Semua aspek perkembangan saling mempengaruhi (aspek emosional, aspek disiplin, aspek agama dan aspek sosial),Perkembnagan mengikuti pola/arah tertentu (karena perkembangan individu dapat terjadi perubahan perilaku yang dapat dipertahankan atau bahkan ditinggalkan) Read the rest of this entry »

Internet Application for Guidance and Counseling

In Bimbingan, konseling on April 11, 2008 at 4:15 am

Oleh : Eko Susanto

Abstract : This article briefly from any opinion about application computer technology for guidance and counseling. Any question about how to use computer technology in guidance and counseling to help client or administration activity in the office. This article to explain a few about application computer technology for guidance and counseling. Solution early from potency usage of computer technology for guidance and counseling, computer benefit for guidance and counseling.

Keyword: Computer Application, Internet, Guidance and Counseling

Preamble (Pendahuluan)
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi atau sering disebut ICT (Information and Communication Technology) menghadirkan tantangan baru bagi praktisi bimbingan dan konseling. Teknologi informasi dan komunikasi lebih cenderung pada eksploitasi peran dan fungsi dari Teknologi Komputer. Berbicara ICT berarti berbicara komputer baik pemanfaatannya, peran dan fungsinya dalam kehidupan. Untuk itu perlu dilakukan upaya-upaya relevansi yang harus dilakukan oleh para prkatisi Bimbingan dan Konseling untuk menjawab tantangan ini. Keterampilan konselor atau praktisi bimbingan Read the rest of this entry »