Updates from May, 2008 Hide threads | Keyboard Shortcuts

  • eko 7:31 pm on May 31, 2008 Permalink | Reply

    MENGINTEGRASIKAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) KE DALAM PROSES PEMBELAJARAN:

    Apa, Mengapa dan Bagaimana?

    Abstrak

    Hidup dalam era informasi di abad 21 ini merupakan kenyataan. Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan era global saat ini. Untuk mendorong kesiapan SDM di era global melalui pendidikan di sekolah, pengintegrasian TIK ke dalam proses pembelajaran perlu dilakukan untuk 1) mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa; 2) mengembangkan keterampilan dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi (ICT literacy) itu sendiri; dan 3) untuk meningkatkan efektifitas, efisiensi dan kemenarikan proses pembelajaran. Dalam prakteknya, belum semua guru memahami apa yang dimaksud dengan mengintegrasikan TIK ke dalam proses pembelajaran. Makalh ini memaparkan tentang apa, mengapa dan bagaimana integrasi (More …)

     
    • jilly marsono 12:12 pm on August 19, 2008 Permalink

      materi agak komplit referensiya, bagaimana dengan layanan 2 BK yang berbasis IT??

    • Pristiadi Utomo 3:31 pm on February 20, 2009 Permalink

      thanks

  • eko 6:06 pm on May 31, 2008 Permalink | Reply

    Teori Perkembangan Anak – Erickson dan Gardner

    Pendapat Piaget dan Vigotsky ini perlu diakomodasi untuk saling melengkapi. Rancangan kegiatan perlu dibagi dimana ada saat anak diberi kesempatan menemukan dan membangun pemahamannya (discovery learning), tetapi guru tetap harus berperan memperluas dan meningkatkan efektifitas belajarnya dengan bantuan arahan yang tepat (scaffolding) sehingga anak dapat meningkatkan ZPD untuk menjadi daerah kemampuan aktualnya. Selain itu perlunya menunggu kesiapan anak dari Piaget dan pemberian bantuan dari orang dewasa untuk meningkatkan kemampuan anak jangan dipandang sebagai sesuatu yang kontradiktif, tetapi dipahami sebagai batasan dalam menetapkan kriteria Developmentally Appropriate Practice. Pendidik (More …)

     
    • amonami 2:31 am on May 27, 2009 Permalink

      wah…..thanks yaa….udah membantu….maju terus God bless

    • Yani 11:49 pm on July 28, 2009 Permalink

      Thanks, ya articlenya….

    • tri 8:48 am on October 5, 2009 Permalink

      klo karakteristik dan tahap perkembangan kepribadian anak usia dini itu bagaimana ya?? trims…

    • ucis 4:23 pm on October 11, 2009 Permalink

      mkacih mas

  • INOVASI PEMBELAJARAN MIPA DI SEKOLAH DAN ALTERNATIF IMPLEMENTASINYA Cooperative Learning (Pembelajaran Kooperatif) 

    eko 6:03 pm on May 31, 2008 Permalink | Reply

    INOVASI PEMBELAJARAN MIPA DI SEKOLAH DAN ALTERNATIF IMPLEMENTASINYA

    Cooperative Learning (Pembelajaran Kooperatif)

    Pada Cooperative Learning siswa bekerja bersama-sama dalam team yang beranggotakan 4 atau 5 siswa. Cooperative Learning is a succesful teaching strategy in wich small teams, each with students of different levels of ability, use a variety of learning activities to improve the understanding of a subject. Each members of a team is responsible not only for learning what is taught but also for helping teammates learn, yhus creatung an atmosphere of achievement. (http://www.ed.gov). Pada definisi tersebut terkandung pengertian bahwa dalam belajar kooperatif

    banyaknya anggota kelompok kecil, kemampuan anggota-anggota kelompok yang berbeda, menggunakan aktivitas belajar yang bervariasi untuk meningkatkan pemahaman diri. Setiap anggota kelompok tidak hanya bertanggung jawab pada belajar sendiri tetapi juga membantu teman satu team yang lain dalam belajar, sehingga tercipta suasana sukses. (More …)

     
    • ega... 4:02 am on November 7, 2008 Permalink

      ckup komplit penjelasannya.

    • martianidwiutari 1:28 am on May 8, 2009 Permalink

      Thankyu ya atas penjelasannya yang cukup jelas … las… laaaasssss…. untuk mendukung PTK saya ..

    • ana 6:56 am on August 10, 2009 Permalink

      makasih infonya

  • eko 5:58 pm on May 31, 2008 Permalink | Reply

    Penelitian Tindakan Kelas—Bentuk dan Skenario Tindakan, Serta Pengembangan Instrumen untuk Mengukur Keberhasilan Tindakan

    Oleh: Prof. Dra. Herawati Susilo, M.Sc., Ph.D. dan Dr. Kisyani Laksono

    Bentuk dan Skenario Tindakan


    Gagas pendapat perlu dilakukan mengenai tindakan apa saja yang dapat memecahkan masalah yang dihadapi akan menghasilkan banyak alternatif tindakan yang dapat dipilih. Dosen dan guru perlu membahas bentuk dan macam tindakan (atau tindakan-tindakan) apa yang kira-kira paling dikehendaki untuk dicoba dan dilaksanakan dalam kelas. Bentuk dan macam tindakan ini kemudian dimasukkan dalam judul usulan penelitian yang akan disusun bersama oleh dosen dan guru. Tindakan yang dipilih dapat disebutkan sebagai suatu nama tindakan (misalnya penugasan siswa membaca materi pelajaran 10 menit sebelum pembelajaran) atau dalam bentuk penggunaan salah satu bentuk media pembelajaran (misalnya penggunaan peta konsep, penggunaan lingkungan sekitar sekolah,
    (More …)

     
    • alfi 7:57 am on September 19, 2008 Permalink

      ohon bantuannya untuk mengirimkan contoh pedoman observasi yang dilakukan pada saat penelitian. kirimkan saja ke email saya. terima kasih sebelumnya

    • sahrial s 11:12 pm on January 11, 2009 Permalink

      mohon bantuan bapak untuk mengirim contoh pedoman observasi kwalitataif ke imel saya pak terima kasih……………..

  • eko 5:51 pm on May 31, 2008 Permalink | Reply

    PTK ( Penelitian Tindakan Kelas )—Butir-Butir Penting.
    Karakteristik PTK :

    1. On the job problem oriented
    2. Problem Solving oriented
    3. Improvement oriented
    4. Multidata oriented
    5. Partisipatory oriented
    6. Siklus: (1) perencanaan atau planning, (2) pelaksanaan tindakan atau acting, dan (3) pengamatan dan refleksi atau observasing-reflekting.
    (More …)

     
    • Lawliet 2:42 pm on September 8, 2008 Permalink

      bos gimana caranya nampilin gadget yang ada di sisi kana seperti peta pengunjung atau gambar negara pengunjung, mohon balas ke emil klo sempat, begus lah blog nya sensei

  • eko 5:49 pm on May 31, 2008 Permalink | Reply

    Penelitian Tindakan Kelas—Diagnosis dan Penetapan Masalah

    Oleh: Prof. Dra. Herawati Susilo, M.Sc., Ph.D. dan Dr. Kisyani Laksono


    Masalah PTK yang merupakan penelitian kolaborasi antara dosen dan guru di sekolah hendaknya berasal dari persoalan-persoalan praktis yang dihadapi guru di kelas. Oleh karena itu, diagnosis masalah hendaknya tidak dilakukan oleh dosen lalu ”ditawarkan” kepada guru untuk dipecahkan tetapi sebaiknya dilakukan bersama-sama oleh dosen dan guru. Pada kenyataannya dosen dapat mengajak guru untuk berkolaborasi melakukan PTK dan menanyakan masalah-masalah apa yang dihadapi guru yang mungkin dapat diteliti melalui PTK. Guru yang telah berpengalaman melakukan penelitian tindakan kelas mungkin dapat langsung mengatakan permasalahan yang dihadapinya yang mungkin dapat diteliti bersama dan kemudian membahas masalah tersebut dengan dosen.
    (More …)

     
    • Libra 3:29 pm on October 27, 2008 Permalink

      Ini Khusnul lulusan IKIP Malang S-1 1993 atau angkatan 1988? Temanku dong!

  • eko 5:47 pm on May 31, 2008 Permalink | Reply

    PENELITIAN TINDAKAN KELAS—PROSEDUR ANALISIS DAN INTERPRETASI DATA PENELITIAN
    Oleh: Prof. Dra. Herawati Susilo, M.Sc., Ph.D. dan Dr. Kisyani Laksono


    Dalam PTK, perhatian lebih kepada kasus daripada sampel. Hal ini berimplikasi bahwa metodologi yang dipakai lebih dapat diterapkan terhadap pemahaman situasi problematik daripada atas dasar prediksi di dalam parameter.

    Analisis Data Penelitian
    Tahap-tahap analisis data penelitian meliputi:
    a. validasi hipotesis dengan menggunakan teknik yang sesuai (saturasi, triangulasi, atau jika memang perlu uji statistik);
    b. interpretasi dengan acuan teori, menumbuhkan praktik, atau pendapat guru;
    c. tindakan untuk perbaikan lebih lanjut yang juga dimonitor dengan teknik penelitian kelas.
    Analisis dilakukan dengan menggunakan hasil pengumpulan informasi yang telah dilakukan dalam tahap pengumpulan data. Misalnya, dengan memutar kembali hasil rekaman proses pembelajaran dengan video tape recorder guru mengamati kegiatan mengajarnya dan membahas masalah-masalah yang menjadi (More …)

     
    • widyana 2:22 am on June 25, 2009 Permalink

      assalamu’alaikum
      sebelumnya maaf pak bila tidak sopan, brhubung kami akan mengadakan pelatihan pendidikan bagi guru-guru yang insya allah akan di adakan tanggal 2 agustus dan mengundang pak arief Rachman dengan mengangkat pembahasan penelitian tindak kelas mengingat banyak guruh yang mengeluh karena kurang paham, sudi kiranya bapak memberi masukan kepada kami untuk menentukan tema yang tepat, sekaligus pula untuk menyambut ramadhan, saya ucapkan terimakasik kepada bapak yang sudah peduli dengan keadaan pendidikan kita. mohon di balas di email saya nurmalawidyana@yahoo.co.id

  • eko 5:43 pm on May 31, 2008 Permalink | Reply

    Pengembangan Profesi Guru dan Karya Tulis Ilmiah

    (Disajikan pada Temu Konsultasi dalam Rangka Koordinasi dan Pembinaan Kepegawaian Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Departemen Pendidikan Nasional, Biro Kepegawaian, Griya Astuti Nopember 2006

    Oleh : Suhardjono

    (Anggota tim penilai Karya Tulis Ilmiah guru dan pengawas.)

    Pengantar

    Kiranya, kita sependapat bahwa tenaga kependidikan memegang peran dalam mencerdaskan bangsa—pada sajian ini, guru digunakan sebagai acuan bahasan, namun demikian berbagai kebijakan umumnya juga berlaku bagi pengawas, penilik maupun pamong belajar. Karena itu, berbagai kebijakan kegiatan telah dan akan terus dilakukan untuk meningkatkan: karir, mutu, penghargaan, dan kesejahteraannya. Harapannya, mereka akan lebih mampu bekerja sebagai tenaga profesional 3 dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Salah satu kebijakan penting adalah dikaitkannya promosi kenaikan pangkat/jabatan guru dengan prestasi kerja. Prestasi kerja guru tersebut, sesuai dengan tupoksinya, berada dalam bidang kegiatannya: (1) (More …)

     
  • eko 5:41 pm on May 31, 2008 Permalink | Reply

    Motivasi Belajar, Teori Kebutuhan Maslow dan Aktualisasi Diri serta Implikasinya pada Pendidikan

    Teori Kebutuhan Maslow, termasuk konsep aktualisasi diri yang ia definisikan sebagai keinginan untuk mewujudkan kemampuan diri atau “keinginan untuk menjadi apapun yang seseorang mampu untuk mencapainya.”. Aktualisasi diri ditandai dengan penerimaan diri dan orang lain, spontanitas, keterbukaan, hubungan dengan orang lain yang relatif dekat dan demokratis, kreativitas, humoris, dan mandiri—pada dasarnya, memiliki kesehatan mental yang bagus atau sehat secara psikologis. Maslow menempatkan (More …)

     
    • animusparagnos 11:43 am on March 6, 2009 Permalink

      Yup, Apalagi sekarang ini dengan kondisi sosial ekonomi yang kurang mendukung anak-anak Indonesia untuk belajar dengan nyaman. Kemiskinan yang masih menjadi masalah di Indonesia mempengaruhi anak dalam pemenuhan basic needs mereka, belum lagi lingkungan keluarga dan sekolah yang tidak memberikan dukungan keamanan yang layak dengan munculnya kasus-kasus pelecehan yang sebagian besar dari keluarga atau kasus2 bullying di sekolah.

  • eko 5:22 pm on May 31, 2008 Permalink | Reply

    Motivasi Belajar dan Teori Kepribadian

    Kata motivasi digunakan untuk mendeskripsikan suatu dorongan, kebutuhan atau keinginan untuk melakukan sesuatu. Orang dapat termotivasi makan apabila sedang lapar, pergi ke mall hari ini, mendapatkan nilai IPS yang lebih baik semester ini, atau memperbaiki kondisi lingkungan hidup di sekitar rumah tinggal mereka. Dengan kata lain, kata motivasi dapat dikenakan pada perilaku dalam suatu ragam atau rentang situasi yang sangat luas. (More …)

     
c
compose new post
j
next post/next comment
k
previous post/previous comment
r
reply
e
edit
o
show/hide comments
t
go to top
l
go to login
h
show/hide help
esc
cancel