Updates from May, 2008 Hide threads | Keyboard Shortcuts

  • eko 7:17 am on May 10, 2008 Permalink | Reply

    green-new3Green Project adalah sebuah perusahaan pengembang Aplikasi Komputer bagi Profesi Konselor. Visi Misi nya adalah Memajukan Bimbingan Konseling di Indonesia. Green Project sebagai Support iT bagi Profesi Konselor di Indonesia. Semua produknya berorientasi pada aplikasi media komputer dalam membantu Pelaksanaan Layanan Bimbingan dan Konseling. Perusahaan ini juga ikut mendukung program pemerintah menuju Indonesia Go Open Source. Perusahaan ini digagas oleh Eko Susanto Mahasiswa Bimbingan Konseling Universitas Lampung. Kemudian pada tanggal 13 September 2007 Perusahaan ini melakukan Launching website mereka. Bagi Praktisi Bimbingan Konseling yang ingin mengembangkan layanan Bimbingan Konseling berbasis ICT dapat bekerjasama dengan Green Project.
    Kunjungi http://konselor.co.cc

    Produk-produk yang ditawarkan adalah :
    1. Layanan Informasi dan Database Bebasis Web (opensource).
    2. Home Page Cybercounseling (situs atau blog untuk Bimbingan dan Konseling Online).
    3. Pendampingan dalam mengembangkan media Layanan Bimbingan dan Konseling.
    4. Pengembangan Media E-Learning berbasis Flash khusus untuk Bimbingan dan Konseling.
    5. Pembuatan Media Presentasi Bimbingan Konseling.
    6. Instalasi Counseling Room based ICT.

    Kerja samanya selalu kami nanti.

     
    • n3tg33ks 4:11 am on June 17, 2008 Permalink

      Tekuni trus kk, semoga berhasil :D

      yo, makasih

    • azi 5:43 am on September 10, 2008 Permalink

      Senangnya menemukan blog yang sesuai dengan bidang yang saya geluti. Saya ingin sekali, materi-materi yang ada sampai di email saya.

  • POTENSI TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM PENINGKATAN MUTU PEMBELAJARAN DI KELAS 

    eko 8:30 pm on April 12, 2008 Permalink | Reply

    Oleh: Prof. Dr. H. Mohamad Surya*

    Teknologi komunikasi dan informasi dalam pendidikan

    Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah memberikan pengaruh terhadap dunia pendidikan khususnya dalam proses pembelajaran. Menurut Rosenberg (2001), dengan berkembangnya penggunaan TIK ada lima pergeseran dalam proses pembelajaran yaitu: (1) dari pelatihan ke penampilan, (2) dari ruang kelas ke di mana dan kapan saja, (3) dari kertas ke “on line” atau saluran, (4) fasilitas fisik ke fasilitas jaringan kerja, (5) dari waktu siklus ke waktu nyata. Komunikasi sebagai media pendidikan dilakukan dengan menggunakan media-media komunikasi seperti telepon, komputer, internet, e-mail, dsb. Interaksi antara guru dan siswa tidak hanya dilakukan melalui hubungan tatap muka tetapi juga dilakukan dengan menggunakan media-media tersebut. Guru dapat memberikan layanan tanpa harus berhadapan langsung dengan siswa. Demikian pula siswa dapat memperoleh informasi dalam lingkup yang luas dari berbagai sumber melalui cyber space atau ruang maya dengan menggunakan komputer atau internet. Hal yang paling mutakhir adalah berkembangnya apa yang disebut “cyber teaching” atau pengajaran maya, yaitu proses pengajaran yang dilakukan dengan menggunakan internet. Istilah lain yang makin poluper saat ini ialah e-learning yaitu satu model pembelajaran dengan menggunakan media teknologi komunikasi dan informasi khususnya internet. Menurut Rosenberg (2001; 28), e-learning merupakan satu penggunaan teknologi internet dalam penyampaian pembelajaran dalam jangkauan luas yang belandaskan tiga kriteria yaitu: (1) e-learning merupakan jaringan dengan kemampuan untuk memperbaharui, menyimpan, mendistribusi dan membagi materi ajar atau informasi, (2) pengiriman sampai ke pengguna terakhir melalui komputer (More …)

     
    • aan yudhistira 12:22 pm on December 6, 2008 Permalink

      boleh minta makalah tentang “peranan guru bantu dalam meningkatkan mutu pendidikan”…

    • msyaiful bahri OKU 2:05 pm on January 8, 2009 Permalink

      pak, mita tolong kirimin makalah “teknologi pendidikan dan perkembangan bentuk komunikasi dewasa ini”

    • fajar 2:12 am on September 14, 2009 Permalink

      terima kasih telah memberikan untuk bantuan kepada kami

  • Tes Kreativitas Kamu 

    eko 8:18 pm on April 12, 2008 Permalink | Reply

    Kreativitas bisa dikatakan ide2 cemerlang yang muncul dari seseorang sehingga menghasilkan sesuatu bahkan ide tersebut belum tentu terpikir oleh orang lain. Dewasa ini orang-orang kreative sangat dibutuhkan oleh banyak perusahaan. Katanya sih orang manajemen dan psikolog itu harus kreatif untuk mengangkat perusahaan menjadi lebih baik. Nah, sekarang kita uji kretivitas kamu. Jawab pertanyaan2 dibawah ini sesuai nurani.

    1.Gambarlah sebuah lingkaran besar di atas selembar kertas seperti

    gambar di bawah. kemudian buat titik di lembaran kertas tsb dimana saja. (More …)

     
    • ardiansyahputra 2:59 am on April 16, 2008 Permalink

      Mas buat sumbernya donk tuh ambil dari mana tulisannya. Oke gpp lumayan bagus. Kan saya dah capek buatnya

    • eko 5:33 am on April 16, 2008 Permalink

      maaf aku lupa cantumkan sumbernya insyAlloh aku carikan secepatnya sabar ya…

    • lizh 6:27 am on September 18, 2008 Permalink

      yaaah..trus kuncina ap??
      biar qt bsa ngukur sebrpa bsr kreativts qt..

      tdinya dah mo tak ambil bwt contoh e..

    • endang 5:56 pm on January 31, 2009 Permalink

      tolong diberi kunci dan sakala penilaiannya

    • Dearti 4:33 am on February 20, 2009 Permalink

      ok, ntar saya kirim jawabannya

    • Liliz 10:13 pm on March 20, 2009 Permalink

      Mas jawaban dari tes diatas tolong dicantumkan juga,Thanks!!!!

    • maulana fardhi 2:27 am on April 20, 2009 Permalink

      tolong kasih sumber dan kunci jawabannya dong..
      di cantumin aja biar enak..thanks

    • Echa 8:42 am on July 3, 2009 Permalink

      MAs, tolong dunk jawab ya…klo pake tes diatas kita tahu krestif tidaknya kita darimana?
      Tolong balaes yach…thanks

  • Psikologi Perkembangan 

    eko 4:56 pm on April 12, 2008 Permalink | Reply

    Oleh : Arlia Rahmah (Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Universitas Lampung)

    BAB I

    PENDAHULUAN

    1.1. Latar Belakang

    Perkembangan adalah perubahan kearah kemajuan menuju terwujudnya hakekat manusia yang bermartabat atau berkualitas. Perkembangan memiliki sifat holistik (menyeluruh/kompleks) yaitu : terdiri dari berbagai aspek baik fisik ataupun psikis, terjadi dalam beberapa tahap (saling berkesinambungan), ada variasi individu dan memiliki prinsip keserasian dan keseimbangan.

    Perkembangan Individu memiliki beberapa prinsip-prinsip yaitu: Never ending process (perkembangan tidak akan pernah berhenti), Semua aspek perkembangan saling mempengaruhi (aspek emosional, aspek disiplin, aspek agama dan aspek sosial),Perkembnagan mengikuti pola/arah tertentu (karena perkembangan individu dapat terjadi perubahan perilaku yang dapat dipertahankan atau bahkan ditinggalkan) (More …)

     
    • agustinus widodo 1:38 am on May 16, 2008 Permalink

      saya anggap baik semua teori tersebut, kami memerlukan bahasan tentang cara mendidik anak saya umur 15 tahun, bagaimana? apa yg harus diperbuat? kami sekolah sarjana semua, tapi bagaimana saya menerapkan pada anak saya tersebut?
      terima kasih GBU

    • jilly marsono 9:59 am on June 13, 2008 Permalink

      wah cocok banget nih, aku bisa belajar nih..
      thanks ya

      gak usah terlalu memuji, biasa aja kan kapan2 tanya lagi ya biar sama2 pinter

    • Lita 7:13 am on July 13, 2008 Permalink

      makasih yah bermanfaat banget… :)

      makasih kembali dah kunjung besok dateng lagi ya

    • rilee 6:41 am on October 7, 2008 Permalink

      alo wah teorinya banyak nih,
      boleh tanya ga ada ga ya teori yang mencetuskan kalau anak sekitar umut 11-15 tahun itu lebih suka bermain?
      kalau ga ada teorinya, teori yang nyambung aja.
      pls tolong ya
      untuk bahan skripsi nih.

      thx

    • agus 2:18 am on November 20, 2008 Permalink

      secara spesifik peranan BK pada aspek psikologi seperti apa

    • agus 2:20 am on November 20, 2008 Permalink

      secara spesifik peranan BK pada aspek psikologi seperti apa?

      http://www.kerjakaya.cn/?id=dapray

    • kina 10:53 am on May 14, 2009 Permalink

      kina.
      tmbahkan truz info nya yach…
      ok.

    • kina 10:56 am on May 14, 2009 Permalink

      kina.
      tmbahkan truz info nya yach…
      ok.

      bisa tidak info ini jadi member saya di kina psikologi.di web saya.

    • moya 2:56 am on May 15, 2009 Permalink

      lanjutkan….ok

    • Adit 12:28 pm on June 12, 2009 Permalink

      thanks yaw…….

    • fath 3:05 pm on July 2, 2009 Permalink

      tolong dong info ttg “A D D”… ditunggu ya…anakku usia 8 tahun… perlu banget. penanganannya bagaiman? ditunggu.. Tx

    • handoko kurnianto 1:41 am on August 18, 2009 Permalink

      make live more better tapi klau isa bahan nya agak lengkap and detail lg biar qta dapat ilmunya itu ndak setengah2

    • wardah iskandar 1:54 pm on September 7, 2009 Permalink

      keerenn..

      bisa neh buat referensi..
      hehe!

      up date teruuuss yaw!

    • mahyudin 6:41 am on September 10, 2009 Permalink

      kalau bisa materi tentang Psikologis anak lebih di utamakan karena sangat penting, apalagi perkembangan pada masa remaja(masa coba-coba). terima kasih.

    • helmiyah 2:35 pm on September 16, 2009 Permalink

      keren.. makasih banyak w.. sangat terbantu…

  • Praktisi Bimbingan Konseling harus kenal Blog 

    eko 3:57 pm on March 29, 2008 Permalink | Reply

    Oleh : Muhamad Ikhsan

    Blog menjadi fenomena belakangan ini, apalagi setelah seminar “Blogging, Journalism, and Credibility: Battleground and Common Ground” di Universitas Harvard, AS, pada Januari 2006. Dimana persaingan bloggers dan journalists sempat mengemuka, karena mengingat reportase dan jurnalisme blak-blakan dapat dilakukan lewat blog, sehingga tak jarang para jurnalis dari mainstream publication merasa tersaingi. Mengapa? Sebab, mereka kehilangan monopoli dan kendali atas reportase suatu berita. Ini bukan hanya menyangkut cara reportasenya, tetapi juga dalam memilih apa yang cocok dan disukai publik, kata Eason Jordan, senior editor dan jurnalis dari CNN Network.

    POWER OF BLOG

    Dalam konferensi para jurnalis di Universitas Harvard, terungkap enam pilar kunci yang membedakan blogging dengan saluran komunikasi lainnya.

    1. Publishable. Anda dapat langsung mem-posting berita. Mudah, murah, dan dapat dibaca di mana pun.
    2. Findable. Mudah ditemukan lewat situs pencari, berdasarkan subjek, nama penulis, atau keduanya. Makin tambun suatu blog, makin digemari.
    3. Social. Blogosphere cirinya adalah cuap-cuap. Percakapan yang menarik berdasarkan topik beralih dari suatu situs ke situs web, nge-link dari suatu link ke link lain. Melalui blog, mereka yang memiliki minat yang sama dapat membangun network atau berita lintas geografi.
    4. Viral. Informasi menyebar lebih cepat melalui blog dibanding news service. Saat ini tak ada viral marketing yang dapat menyetarakan kecepatan dan efisiensi suatu blog.
    5. Syndicatable. Content yang kaya mudah disindikasikan oleh siapa saja. Bayangkan dunia penuh dengan orang pandai, dan, lewat media blog, ribuan informasi yang tersebar dapat didapat.
    6. Linkable. Setiap blog nge-link ke yang lain, memiliki akses ke puluhan juta orang yang mengunjungi blogosphere setiap hari yang bercirikan komunikasi internet dua arah. Media blog itu bak supermarket tabloid, demikian Dan Gillmor, penulis buku We the Media.


    Mengingat kekuatan dari blog tersebut, saya berpikir kiranya seorang (More …)

     
    • wyd 5:44 am on March 30, 2008 Permalink

      kalau uneg-uneg mau didengar pihak sekolah atau pihak lain, bukan blog deh tempat guru yg paling pas. tapi pergi ke orang yg dituju, bicara baik2, pasti lebih efisien.

      saya bikin blog http://www.wydpress.wordpress.com cuma untuk mempromosikan sekolah secara personal karena sayang sekolah bagus ga dipromosikan :) n hasilnya lumayan ampuh kalau dilihat dari google search engine

    • Sulaiman Zein 12:00 pm on March 30, 2008 Permalink

      tenks atas kunjungannya karena di saat ini masih banyak lagi kita harus belajar. dan mungik kamu yang beruntung masuk kuliah BP/BK karena tamatannya sedikit dan mudah untuk masuk pegawai Negeri. Di Rantauprapat masih butuh guru Bimbingan konseling lebuh banyak lagi karena tahun 2006 kemaren di butuhkan guru BP 9 yang daptar hanya 5 jadi ke 5 guru tsb diterima langsung jadi CPNS. Selamat Belajar ya semoga kamu lulus lebih cepat………..salam kenal selalu.ok.

    • ratih rafika 5:31 am on May 8, 2008 Permalink

      assalamu’laikum Akhiiiiiiiiiiiii
      salam Pramuka!!!

      wah…….Q-ren buanget looooooooooo

  • Teori-teori Motivasi 

    eko 7:09 pm on March 22, 2008 Permalink | Reply

    oleh : Akhmad Sudrajat, M.Pd.

    Motivasi dapat diartikan sebagai kekuatan (energi) seseorang yang dapat menimbulkan tingkat persistensi dan entusiasmenya dalam melaksanakan suatu kegiatan, baik yang bersumber dari dalam diri individu itu sendiri (motivasi intrinsik) maupun dari luar individu (motivasi ekstrinsik).
    Seberapa kuat motivasi yang dimiliki individu akan banyak menentukan terhadap kualitas perilaku yang ditampilkannya, baik dalam konteks belajar, bekerja maupun dalam kehidupan lainnya.. Kajian tentang motivasi telah sejak lama memiliki daya tarik tersendiri bagi kalangan pendidik, manajer, dan peneliti, terutama dikaitkan dengan kepentingan upaya pencapaian kinerja (prestasi) seseorang.
    Dalam konteks studi psikologi, Abin Syamsuddin Makmun (2003) mengemukakan bahwa untuk memahami motivasi individu dapat dilihat dari beberapa indikator, diantaranya: (1) durasi kegiatan; (2) frekuensi kegiatan; (3) persistensi pada kegiatan; (4) ketabahan, keuletan dan kemampuan dalam mengahadapi rintangan dan kesulitan; (5) devosi dan pengorbanan untuk mencapai tujuan; (6) tingkat aspirasi yang hendak dicapai dengan kegiatan yang dilakukan; (7) tingkat kualifikasi prestasi atau produk (out put) yang dicapai dari kegiatan yang dilakukan; (8) arah sikap terhadap sasaran kegiatan.
    Untuk memahami tentang motivasi, kita akan bertemu dengan beberapa teori tentang motivasi, antara lain : (1) teori Abraham H. Maslow (Teori Kebutuhan); (2) Teori McClelland (Teori Kebutuhan Berprestasi); (3) teori Clyton Alderfer (Teori ERG); (4) teori Herzberg (Teori Dua Faktor); (5) teori Keadilan; (6) Teori penetapan tujuan; (7) Teori Victor H. Vroom (teori Harapan); (8) teori Penguatan dan Modifikasi Perilaku; dan (9) teori Kaitan Imbalan dengan Prestasi. (disarikan dari berbagai sumber : Winardi, 2001:69-93; Sondang P. Siagian, 286-294; Indriyo Gitosudarmo dan Agus Mulyono,183-190, Fred Luthan,140-167)1. Teori Abraham H. Maslow (Teori Kebutuhan) (More …)
     
    • Robert Manurung 10:43 am on March 23, 2008 Permalink

      Postingan yang bagus dan mencerahkan. Content blog ini juga bagus-bagus. Salam kenal.

      bagi yang berminat aku baru saja memposting artikel “12 Juta Anak Indonesia Putus Sekolah” di :

      http://ayomerdeka.wordpress.com/

      Salam hangat

      Merdeka!

    • eko 9:33 am on March 25, 2008 Permalink

      merdeka terimakasih atas kunjungannya
      aku dah baca sekilas bagus dan teruskan perjuangan
      merdeka juga!!!!

    • Ramurca 9:23 am on March 31, 2008 Permalink

      sesuai banget dengan apa yang lagi saya cari. buat mas eko kalo punya referensi buku mengenai teori motivasi khususnya teori erg nya
      Clyton Alderfer saya mohon bantuannya. terima kasih.

    • ramkur 4:34 am on April 20, 2008 Permalink

      thanks for the article

    • tumanggor 4:24 am on June 5, 2008 Permalink

      Until now I don’t find any Journal about achievement motivation. Could you help me to give information about it?

      nice to meet u, is good question so see u next time, aku coba cari tapi ajari aku bahasa inggris juga ya?

    • kandito 4:16 am on August 14, 2008 Permalink

      bagus mas drajat, itu konsern bapakku juga. anda bisa buka blog bapak. Supawi-pawenang.blogspot.com. atau kalau anda mau lihat tentang dunia spiritual, buka blogku: spiritual-pandrik.blogspot.com. aku juga sudah menerbitkan buku dengan judul: DIALOG DENGAN 26 NABI, PENGALAMAN SPIRITUAL SEORANG BOCAH.

    • mohd isha bakar 2:11 pm on May 5, 2009 Permalink

      Bagus dan tahniah atas kehebatan saudara.ilmu yang saudara sampaikan ini dapat membantu saya dari Malaysia.Terima kasih.

    • puput 3:16 am on November 4, 2009 Permalink

      ada info tentang jurnal (motivasi yang dikaitkan dnegan harga diri gak)?
      mohon infonya dunk.tengkyu

    • eko 8:25 am on November 6, 2009 Permalink

      coba cari di “eric digest”
      ketik aja di google begitu trus masuk ke situsnya
      cari aja ada gak tentang motivation of self esteem

      moga aja ada
      tapi pake bahasa jawa siapin kamus nya ya?

      sukses buat kita semua

  • Kepribadian Menurut Golongan Darah 

    eko 6:58 pm on March 22, 2008 Permalink | Reply

     Tentu kita tau bahwa ada 4 pembagian Golongan Darah, yaitu Golongan Darah: A, B, O, AB.Di Jepang, ramalan ttg seseorang lebih ditentukan oleh golongan darah daripada zodiak atau shio.

    Kenapa?
    Katanya, golongan darah itu ditentukan oleh protein-protein tertentu yang membangun semua sel di tubuh kita dan oleh karenanya juga menentukan
    psikologi kita. Benar apa tidak?SIFAT SECARA UMUM

    A
    terorganisir, konsisten, jiwa kerja-sama tinggi, tapi selalu cemas (krn perfeksionis) yg kadang bikin org mudah sebel, kecenderungan politik: “destra”

    B
    nyantai, easy going, bebas, dan paling menikmati hidup, kecenderungan politik: “sinistra”

    O
    berjiwa besar, supel, gak mau ngalah, alergi pada yg detil, kecenderungan politik: “centro”

    AB
    unik, nyleneh, banyak akal, berkepribadian ganda, kecenderungan politik

    BERDASARKAN URUTAN (More …)

     
    • rick_Q 9:01 am on March 25, 2008 Permalink

      Ada bnerny jg ternyata

    • eko 9:54 am on March 25, 2008 Permalink

      klo bener berarti penelitian yang dilakukan oleh orang jepang ini sangat signifikan secara statistik, tapi masih ada kemungkinan error dalampersentase yang saya tidak ketahui
      makasih dah berkunjung
      kapan-kapan dateng lagi ya

    • BanNyu 9:01 am on July 1, 2008 Permalink

      Lucu juga mas ….

      Salam kenal.

    • Fha_moOtZ 7:00 am on November 4, 2008 Permalink

      Artikelnya Keyenz mas, Thanks y dah ngasih banyak info……

    • sardi 2:36 am on January 31, 2009 Permalink

      ijin nggopy ya

    • Liliz 10:07 pm on March 20, 2009 Permalink

      artikelnya keren bgt mas,sebagian besar emg sesuai dengan fakta walaupun da sebagian yang g sesuai.finally thanks dah ngasih info ttg itu!!!!!

    • usop 5:10 am on March 23, 2009 Permalink

      wakakaka setuju tu sama yang O calon pemimpin bansa, jangan jangan presiden kita gol darahnya “O” semua kikikikikikik

    • madien 3:22 pm on June 7, 2009 Permalink

      wah saya darahnya A tapi kok kepribadiannya darah B? gmana dong??hehe

    • WaW!! 2:57 pm on September 23, 2009 Permalink

      saya jugaa…
      saya A tapi kaya B..
      hoho..

    • GRACE 9:20 am on November 3, 2009 Permalink

      wah bener tuch i juga agree ma ni tulisan benr bgt coy….>_<

    • eko 8:27 am on November 6, 2009 Permalink

      he..

      mungkin aja bener

      sukses ya

  • Taksonomi Perilaku Individu 

    eko 6:54 pm on March 22, 2008 Permalink | Reply

    Oleh : Akhmad Sudrajat, M.Pd.
    Kalau perilaku individu mencakup segala pernyataan hidup, betapa banyak kata yang harus dipergunakan untuk mendeskripsikannya. Untuk keperluan studi tentang perilaku kiranya perlu ada sistematika pengelompokan berdasarkan kerangka berfikir tertentu (taksonomi). Dalam konteks pendidikan, Bloom mengungkapkan tiga kawasan (domain) perilaku individu beserta sub kawasan dari masing-masing kawasan, yakni : (1) kawasan kognitif; (2) kawasan afektif; dan (3) kawasan psikomotor. Taksonomi perilaku di atas menjadi rujukan penting dalam proses pendidikan, terutama kaitannya dengan usaha dan hasil pendidikan. Segenap usaha pendidikan seyogyanya diarahkan untuk terjadinya perubahan perilaku peserta didik secara menyeluruh, dengan mencakup semua kawasan perilaku. Dengan merujuk pada tulisan Gulo (2005), di bawah ini akan diuraikan ketiga kawasan tersebut beserta sub-kawasannya.
    A. Kawasan Kognitif
    Kawasan kognitif yaitu kawasan yang berkaitan aspek-aspek intelektual atau berfikir/nalar terdiri dari :1. Pengetahuan (knowledge)Pengetahuan merupakan aspek kognitif yang paling rendah tetapi paling mendasar. Dengan pengetahuan individu dapat mengenal dan mengingat kembali suatu objek, ide prosedur, konsep, definisi, nama, peristiwa, tahun, daftar, rumus, teori, atau kesimpulan.
    Dilihat dari objek yang diketahui (isi) pengetahuan dapat digolongkan sebagai berikut :1. Mengetahui sesuatu secara khusus :

    • Mengetahui terminologi yaitu berhubungan dengan mengenal atau mengingat kembali istilah atau konsep tertentu yang dinyatakan dalam bentuk simbol, baik berbentuk verbal maupun non verbal.
    • Mengetahui fakta tertentu yaitu mengenal atau mengingat kembali tanggal, peristiwa, orang tempat, sumber informasi, kejadian masa lalu, kebudayaan masyarakat tertentu, dan ciri-ciri yang tampak dari (More …)
     
  • Psikoanalisis 

    eko 6:49 pm on March 22, 2008 Permalink | Reply

    Psikonaliasis disebut-sebut sebagai kekuatan pertama dalam aliran psikologi. Aliran ini pertama kali dikembangkan pada tahun 1890-an oleh Simund Freud, seorang ahli neurologi yang berhasil menemukan cara-cara pengobatan yang efektif bagi pasien-pasien yang mengalami gangguan gejala neurotik dan histeria melalui teknik pengobatan eksperimental yang disebut abreaction, sebuah kombinasi antara teknik hipnotis dengan katarsis, yang dia pelajari dari senior sekaligus sahabatnya, Dr. Josef Breuer. Bersama-sama dengan Breuer, Freud menangani pasien-pasien dengan gangguan histeria yang menjadi bahan bagi tulisannya, :”Studies in Histeria”. Kerjasamanya dengan Jean Martin Charcot, dokter syaraf terkenal di Perancis, dia banyak menggali tentang gejala-gejala psikosomatik dari pasien-pasien yang mengalami gangguan seksual.

    Freud berhasil mengembangkan teori kepribadian yang membagi struktur mind ke dalam tiga bagian yaitu : consciousness (alam sadar), preconsciousness (ambang sadar) dan unconsciousness (alam bawah sadar). Dari ketiga aspek kesadaran, unconsciousness adalah yang paling dominan dan paling penting dalam menentukan perilaku manusia (analoginya dengan gunung es). Di dalam unsconscious tersimpan ingatan masa kecil, energi psikis yang besar dan instink. Preconsciousness berperan sebagai jembatan antara conscious dan unconscious, berisi ingatan atau ide yang dapat diakses kapan saja. Consciousness hanyalah bagian kecil dari mind, namun satu-satunya bagian yang memiliki kontak langsung dengan realitas. Freud mengembangkan konsep struktur mind tersebut dengan mengembangkan “mind apparatus”, yaitu yang dikenal dengan struktur kepribadian Freud dan menjadi konstruknya yang terpenting, yaitu id, ego dan (More …)

     
  • Landasan Bimbingan dan Konseling 

    eko 6:45 pm on March 22, 2008 Permalink | Reply

    Oleh : Akhmad Sudrajat, M.Pd.

    Abstrak :

    Agar dapat berdiri tegak sebagai sebuah layanan profesional yang dapat diandalkan dan memberikan manfaat bagi kehidupan, maka layanan bimbingan dan konseling perlu dibangun di atas landasan yang kokoh, dengan mencakup: (1) landasan filosofis, (2) landasan psikologis; (3) landasan sosial-budaya, dan (4) landasan ilmu pengetahuan dan teknologi. Berkenaan dengan layanan bimbingan dan konseling dalam konteks Indonesia, selain berpijak pada keempat landasan tersebut juga perlu berlandaskan pada aspek pedagogis, religius dan yuridis-formal. Untuk terhidar dari berbagai penyimpangan dalam praktek layanan bimbingan dan konseling, setiap konselor mutlak perlu memahami dan menguasai landasan-landasan tersebut sebagai pijakan dalam melaksanakan tugas-tugas profesionalnya.

    Kata kunci : bimbingan dan konseling, landasan filosofis, landasan psikologis; landasan sosial-budaya, landasan ilmu pengetahuan dan teknologi.

    A. Pendahuluan

    Layanan bimbingan dan konseling merupakan bagian integral dari pendidikan di Indonesia. Sebagai sebuah layanan profesional, kegiatan layanan bimbingan dan konseling tidak bisa dilakukan secara sembarangan, namun harus berangkat dan berpijak dari suatu landasan yang kokoh, yang didasarkan pada hasil-hasil pemikiran dan penelitian yang mendalam. Dengan adanya pijakan yang jelas dan kokoh diharapkan pengembangan layanan bimbingan dan konseling, baik dalam tataran teoritik maupun praktek, dapat semakin lebih mantap dan bisa dipertanggungjawabkan serta mampu memberikan manfaat besar bagi kehidupan, khususnya bagi para penerima jasa layanan (klien). .

    Agar aktivitas dalam layanan bimbingan dan konseling tidak terjebak dalam berbagai (More …)

     
    • fie 8:10 am on November 12, 2008 Permalink

      apa yang dimaksud dengan Landasan Yuridis Pendidikan?? tolong jelasin yah,,, coz disini aku cuma mempelajari yuridis dari sistem pendidikan nasional…

      makasih….

c
compose new post
j
next post/next comment
k
previous post/previous comment
r
reply
e
edit
o
show/hide comments
t
go to top
l
go to login
h
show/hide help
esc
cancel