Feed on
Posts
Comments

Sociogram

Sosiometri adalah alat yang tepat untuk mengumpulkan data mengenai hubungan-
hubungan sosial dan tingkah laku sosial murid  (I. Djumhur dan Muh. Surya, 1985 ). 
  Sosiometri adalah alat untuk meneliti struktur sosial dari suatu kelompok individu
dengan dasar penelaahan terhadap relasi sosial dan status sosial dari masing-masing
anggota kelompok yang bersangkutan ( Depdikbud, 1975 ).
  Sosiometri adalah alat untuk dapat melihat bagaimana hubungan sosial atau
hubungan berteman seseorang ( Bimo Walgito, 1987 ).
  Sosiometri merupakan suatu metode untuk memperoleh data tentang hubungan
sosial dalam suatu kelompok, yang berukuran kecil sampai sedang ( 10 - 50 orang ),
berdasarkan preferensi pribadi antara anggota-anggota kelompok (WS. Winkel, 1985 ).
  Sosiometri adalah suatu alat yang dipergunakan mengukur hubungan sosial siswa
dalam kelompok ( Dewa Ktut Sukardi, 1983 ). Continue Reading »

[   ] A perspective on psy..> 26-Jun-2002 14:47   193k
[   ] Economics and Psycho..> 26-Jun-2002 14:41   4.4M
[   ] Economics and psycho..> 26-Jun-2002 14:41   4.9M
[   ] Emotion.pdf             26-Jun-2002 14:41   1.3M
[   ] Emotions and economi..> 26-Jun-2002 14:41   3.7M
[   ] Experimental practic..> 26-Jun-2002 14:48   515k
[   ] Interpersona process..> 26-Jun-2002 14:42   1.6M
[   ] Intrinsic Motivation..> 26-Jun-2002 14:42   867k
[TXT] Literature_on_econom..> 26-Jun-2002 16:42    12k
[   ] Measuring Social Nor..> 26-Jun-2002 14:42   270k
[   ] Nature and operation..> 26-Jun-2002 14:42   1.8M
[   ] Nobel Lecture - The ..> 26-Jun-2002 14:42   2.4M
[   ] ON PSYCHOLOGY AND EC..> 26-Jun-2002 14:48   177k
[   ] Problems for judgmen..> 26-Jun-2002 14:42   1.7M
[   ] Psychological founda..> 26-Jun-2002 14:48   381k
[   ] Psychology and econo..> 26-Jun-2002 14:48   1.6M
[   ] Psychology and econo..> 26-Jun-2002 14:43   4.9M
[   ] Rational irrationali..> 26-Jun-2002 14:49   215k
[   ] Why Bounded Rational..> 26-Jun-2002 14:43   4.7M
[   ] 3 Narcissism scale.pdf  20-Apr-2004 15:44  725K
[   ] 3 Types of Narcissis..> 20-Apr-2004 15:44  1.0M
[TXT] CV_&_Research_Intere..> 09-Mar-2007 14:58   12K
[   ] Chart1.xls              27-Oct-2006 08:57   22K
[   ] Chart2.xls              27-Oct-2006 08:54   15K
[TXT] Course_offering.html    20-Apr-2004 15:55  4.4K
[   ] Dwelling and Seeking..> 20-Apr-2004 15:44  875K
[   ] Fear of death.pdf       10-Aug-2005 09:40  560K
[   ] Generativity and the..> 20-Apr-2004 15:44  2.0M
[   ] Health outcome in la..> 20-Apr-2004 15:44  2.3M
[   ] Narcissism.pdf          20-Apr-2004 16:08  1.5M
[TXT] Publications.html       09-Mar-2007 15:01  8.8K
[   ] Religion as Moderato..> 10-Aug-2005 09:40  914K
[   ] Religious, Spiritual..> 20-Apr-2004 15:44  1.8M
[   ] Religiousness & Spir..> 20-Apr-2004 15:44  891K
[   ] Self & object Direct..> 20-Apr-2004 15:44  1.0M
[   ] Spiritual Seeking.pdf   10-Aug-2005 09:43   15M
[   ] Spiritual developmen..> 20-Apr-2004 15:44  1.4M
[   ] Spirituality detrime..> 20-Apr-2004 15:44  1.2M
[   ] Table 1.doc             27-Oct-2006 09:15   26K
[   ] Table 2.doc             27-Oct-2006 09:24   31K
[   ] Table 3.doc             27-Oct-2006 09:31   28K
[   ] Tables.xls              18-Oct-2006 10:30   20K 

MENGINTEGRASIKAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) KE DALAM PROSES PEMBELAJARAN:

Apa, Mengapa dan Bagaimana?

Abstrak

Hidup dalam era informasi di abad 21 ini merupakan kenyataan. Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan era global saat ini. Untuk mendorong kesiapan SDM di era global melalui pendidikan di sekolah, pengintegrasian TIK ke dalam proses pembelajaran perlu dilakukan untuk 1) mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa; 2) mengembangkan keterampilan dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi (ICT literacy) itu sendiri; dan 3) untuk meningkatkan efektifitas, efisiensi dan kemenarikan proses pembelajaran. Dalam prakteknya, belum semua guru memahami apa yang dimaksud dengan mengintegrasikan TIK ke dalam proses pembelajaran. Makalh ini memaparkan tentang apa, mengapa dan bagaimana integrasi

Continue Reading »

Teori Perkembangan Anak – Erickson dan Gardner

Pendapat Piaget dan Vigotsky ini perlu diakomodasi untuk saling melengkapi. Rancangan kegiatan perlu dibagi dimana ada saat anak diberi kesempatan menemukan dan membangun pemahamannya (discovery learning), tetapi guru tetap harus berperan memperluas dan meningkatkan efektifitas belajarnya dengan bantuan arahan yang tepat (scaffolding) sehingga anak dapat meningkatkan ZPD untuk menjadi daerah kemampuan aktualnya. Selain itu perlunya menunggu kesiapan anak dari Piaget dan pemberian bantuan dari orang dewasa untuk meningkatkan kemampuan anak jangan dipandang sebagai sesuatu yang kontradiktif, tetapi dipahami sebagai batasan dalam menetapkan kriteria Developmentally Appropriate Practice. Pendidik

Continue Reading »

INOVASI PEMBELAJARAN MIPA DI SEKOLAH DAN ALTERNATIF IMPLEMENTASINYA

Cooperative Learning (Pembelajaran Kooperatif)

Pada Cooperative Learning siswa bekerja bersama-sama dalam team yang beranggotakan 4 atau 5 siswa. Cooperative Learning is a succesful teaching strategy in wich small teams, each with students of different levels of ability, use a variety of learning activities to improve the understanding of a subject. Each members of a team is responsible not only for learning what is taught but also for helping teammates learn, yhus creatung an atmosphere of achievement. (http://www.ed.gov). Pada definisi tersebut terkandung pengertian bahwa dalam belajar kooperatif

banyaknya anggota kelompok kecil, kemampuan anggota-anggota kelompok yang berbeda, menggunakan aktivitas belajar yang bervariasi untuk meningkatkan pemahaman diri. Setiap anggota kelompok tidak hanya bertanggung jawab pada belajar sendiri tetapi juga membantu teman satu team yang lain dalam belajar, sehingga tercipta suasana sukses.

Continue Reading »

Penelitian Tindakan Kelas—Bentuk dan Skenario Tindakan, Serta Pengembangan Instrumen untuk Mengukur Keberhasilan Tindakan

Oleh: Prof. Dra. Herawati Susilo, M.Sc., Ph.D. dan Dr. Kisyani Laksono

Bentuk dan Skenario Tindakan


Gagas pendapat perlu dilakukan mengenai tindakan apa saja yang dapat memecahkan masalah yang dihadapi akan menghasilkan banyak alternatif tindakan yang dapat dipilih. Dosen dan guru perlu membahas bentuk dan macam tindakan (atau tindakan-tindakan) apa yang kira-kira paling dikehendaki untuk dicoba dan dilaksanakan dalam kelas. Bentuk dan macam tindakan ini kemudian dimasukkan dalam judul usulan penelitian yang akan disusun bersama oleh dosen dan guru. Tindakan yang dipilih dapat disebutkan sebagai suatu nama tindakan (misalnya penugasan siswa membaca materi pelajaran 10 menit sebelum pembelajaran) atau dalam bentuk penggunaan salah satu bentuk media pembelajaran (misalnya penggunaan peta konsep, penggunaan lingkungan sekitar sekolah,

Continue Reading »

PTK ( Penelitian Tindakan Kelas )—Butir-Butir Penting.
Karakteristik PTK :

1. On the job problem oriented
2. Problem Solving oriented
3. Improvement oriented
4. Multidata oriented
5. Partisipatory oriented
6. Siklus: (1) perencanaan atau planning, (2) pelaksanaan tindakan atau acting, dan (3) pengamatan dan refleksi atau observasing-reflekting.

Continue Reading »

Penelitian Tindakan Kelas—Diagnosis dan Penetapan Masalah

Oleh: Prof. Dra. Herawati Susilo, M.Sc., Ph.D. dan Dr. Kisyani Laksono


Masalah PTK yang merupakan penelitian kolaborasi antara dosen dan guru di sekolah hendaknya berasal dari persoalan-persoalan praktis yang dihadapi guru di kelas. Oleh karena itu, diagnosis masalah hendaknya tidak dilakukan oleh dosen lalu ”ditawarkan” kepada guru untuk dipecahkan tetapi sebaiknya dilakukan bersama-sama oleh dosen dan guru. Pada kenyataannya dosen dapat mengajak guru untuk berkolaborasi melakukan PTK dan menanyakan masalah-masalah apa yang dihadapi guru yang mungkin dapat diteliti melalui PTK. Guru yang telah berpengalaman melakukan penelitian tindakan kelas mungkin dapat langsung mengatakan permasalahan yang dihadapinya yang mungkin dapat diteliti bersama dan kemudian membahas masalah tersebut dengan dosen.

Continue Reading »

PENELITIAN TINDAKAN KELAS—PROSEDUR ANALISIS DAN INTERPRETASI DATA PENELITIAN
Oleh: Prof. Dra. Herawati Susilo, M.Sc., Ph.D. dan Dr. Kisyani Laksono


Dalam PTK, perhatian lebih kepada kasus daripada sampel. Hal ini berimplikasi bahwa metodologi yang dipakai lebih dapat diterapkan terhadap pemahaman situasi problematik daripada atas dasar prediksi di dalam parameter.

Analisis Data Penelitian
Tahap-tahap analisis data penelitian meliputi:
a. validasi hipotesis dengan menggunakan teknik yang sesuai (saturasi, triangulasi, atau jika memang perlu uji statistik);
b. interpretasi dengan acuan teori, menumbuhkan praktik, atau pendapat guru;
c. tindakan untuk perbaikan lebih lanjut yang juga dimonitor dengan teknik penelitian kelas.
Analisis dilakukan dengan menggunakan hasil pengumpulan informasi yang telah dilakukan dalam tahap pengumpulan data. Misalnya, dengan memutar kembali hasil rekaman proses pembelajaran dengan video tape recorder guru mengamati kegiatan mengajarnya dan membahas masalah-masalah yang menjadi Continue Reading »

Pengembangan Profesi Guru dan Karya Tulis Ilmiah

(Disajikan pada Temu Konsultasi dalam Rangka Koordinasi dan Pembinaan Kepegawaian Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Departemen Pendidikan Nasional, Biro Kepegawaian, Griya Astuti Nopember 2006

Oleh : Suhardjono

(Anggota tim penilai Karya Tulis Ilmiah guru dan pengawas.)

Pengantar

Kiranya, kita sependapat bahwa tenaga kependidikan memegang peran dalam mencerdaskan bangsa—pada sajian ini, guru digunakan sebagai acuan bahasan, namun demikian berbagai kebijakan umumnya juga berlaku bagi pengawas, penilik maupun pamong belajar. Karena itu, berbagai kebijakan kegiatan telah dan akan terus dilakukan untuk meningkatkan: karir, mutu, penghargaan, dan kesejahteraannya. Harapannya, mereka akan lebih mampu bekerja sebagai tenaga profesional 3 dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Salah satu kebijakan penting adalah dikaitkannya promosi kenaikan pangkat/jabatan guru dengan prestasi kerja. Prestasi kerja guru tersebut, sesuai dengan tupoksinya, berada dalam bidang kegiatannya: (1)

Continue Reading »

Older Posts »